VILLA DIJUAL DI BALI

Bagaimana menjadi pemilik properti di Bali

Pertumbuhan eksponensial nilai properti Bali sangat menarik bagi investor asing. Cerita tentang kesulitan memiliki properti di Indonesia adalah hal biasa, dan meskipun ada banyak komite yang membahas aturan liberalisasi kepemilikan, hukum Indonesia belum mengizinkan orang asing untuk memiliki properti milik pribadi.

Hak Milik
Jika Anda memiliki properti Hak Milik, berarti Anda memiliki bangunan dan tanah tempatnya berdiri. Nama Anda ada di pendaftaran tanah. Orang asing masih belum bisa mendapatkan hak milik. Hanya mungkin untuk warga negara Indonesia.

Sewa Jangka Panjang
Sewa jangka panjang berarti Anda memiliki hak sewa dari pemilik (tuan tanah) untuk menggunakan properti selama beberapa tahun, hingga 25 tahun atau lebih .. Pemegang sewa memiliki kontrak dengan pemilik (tuan tanah), yang menjelaskan hak dan tanggung jawab hukum kedua sisi. Metode ini menawarkan perlindungan lengkap bagi lessor dan lessee selama masa sewa, setelah masa sewa berakhir, perjanjian dapat diperpanjang atau properti dikembalikan kepada pemiliknya (tuan tanah).

Kepemilikan perusahaan
“Perusahaan Indonesia boleh memiliki Hak Guna Bangunan (HGB), inilah Hak Guna Bangunan. Dalam hal ini hak milik diserahkan kepada negara dan perusahaan diberi hak milik atas tanah tersebut. hak untuk jangka waktu 30 tahun dengan hak perpanjangan.Investor asing dapat memiliki 100% kepemilikan perusahaan. Inilah yang disebut PMA (Penanaman Modal Asing), satu-satunya bentuk perusahaan yang diperbolehkan untuk penanaman modal asing secara eksklusif. Orang asing dapat secara legal memiliki properti melalui PMA, tanpa keterlibatan pemegang saham Indonesia. “

Hak Pakai
“Sejak Maret 2004 berlaku di Bali. Hak Pakai bisa dikeluarkan untuk perorangan (asing), tapi juga untuk perusahaan yang berdomisili di Indonesia. Hak Pakai adalah untuk orang yang tinggal di Indonesia. Bukan berarti Anda tidak bisa keluar dari Indonesia , ini berarti Anda menghabiskan banyak waktu dalam setahun di Indonesia.
Hak Pakai adalah sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh kantor pertanahan. Segera setelah sertifikat Hak Pakai diterbitkan, sertifikat tersebut memiliki preseden atas hak milik lain yang mungkin dimiliki.

Orang asing hanya dapat memiliki satu gelar Hak Pakai atas namanya setiap saat. Sertifikat ini berlaku untuk 25 tahun pertama, dan dapat diperpanjang setelah itu. Beberapa perusahaan menawarkan pembaruan prabayar. Hak Pakai dapat ditransfer secara bebas ke nama lain, sehingga Anda dapat membeli dan menjual hak milik Hak Pakai yang sudah ada.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang memiliki properti di Bali, jangan ragu untuk menghubungi kami. Staf kami yang berpengalaman akan dengan senang hati membantu.